Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Nama : Ruwina
NPM : 191214011
Semester : 7A
KEDWIBAHASAAN
A. Asal Usul Kedwibahasaan
Kedwibahasaan adalah kemampuan berbicara menggunakan dua bahasa yang baik oleh seorang penutur dalam pergaulannya dengan orang lain secara bergantian. Manfaat mengetahui asal usul kedwibahasaan ini yaitu selain kita mampu menguasai dua bahasa atau lebih secara bergantian, kita juga mengetahui bagaimana proses awal terciptanya kedwibahasaan atau bilingual ini. Dimana Konsep bilingual sudah mulai diterapkan sejak tahun 1800-an pada zaman Perang Dunia I bahkan ada yang lebih lama lagi sudah memakai kedwibahasaan ini yaitu pada tahun 1839 di Amerika yang diterapkan pada sistem pendidikan. Dengan adanya asal usul ini dapat menambah ilmu pengetahuan kita tentang kedwibahasaan sehingga selain kita bisa mempraktekkan pemakaian dua bahasa yang berbeda kita juga mendapatkan ilmu teori tentang bagaimana terciptanya sebuah kedwibahasaan.
Materi asal usul kedwibahasaan ini berguna bagi kehidupan saya sehari-hari karena dengan adanya asal usul kedwibahasaan membuat saya mengetahui tentang bagaimana terciptanya suatu kedwibahasaan tersebut bukan hanya sekedar tau tentang kedwibahasaan saja tetapi juga mengetahui lebih dalam sejarah adanya kedwibahasaan tersebut. Dan kedwibahasaan ini selalu saya pakai dalam kehidupan sehari-hari saya ketika saya berkomunikasi dengan lingkungan sekitar saya.
Jika saya tidak tau tentang adanya asal usul kedwibahasaan maka saya tidak akan mengenal dan mengetahui tentang apa itu kedwibahasaan, padahal tanpa disadari selama ini bahkan dari kecil kita sudah memakai 2 bahasa namun kita tidak tau istilah dari pemakaian dua bahasa yang kita lakukan tersebut.
Materi ini sangat berkaitan dengan profesi saya nantinya yaitu sebagai seorang guru. Ketika mengajar nanti tidak semua siswa dapat memahami bahasa Indonesia baku, maka untuk itu seorang guru bisa memakai bahasa daerah maupun bahasa gaul untuk menjelaskan maksud dari pelajaran tersebut. Namun tentunya harus tetap lebih banyak dijelaskan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
B. Diglosia dalam kedwibahasaan
Seperti yang kita ketahui diglosia mempunyai arti penggunaan atau hadirnya dua bahasa baku dalam suatu bahasa, dimana bahasa tinggi dipakai dalam suasana-suasana resmi dan wacana-wacana tertulis dan bahasa rendah dipakai untuk percakapan sehari-hari. Kedwibahasaan yaitu kemampuan berbicara menggunakan dua bahasa yang baik oleh seorang penutur dalam pergaulannya dengan orang lain secara bergantian. Dapat disimpulkan bahwa diglosia dalam kedwibahasaan berhubungan dengan penguasaan dua bahasa atau lebih dalam masyarakat. Dengan adanya diglosia dalam kedwibahasaaan membuat kita mengetahui bahwa dalam masyarakat yang berbahasa terdapat individu atau sekelompok orang yang mampu menggunakan lebih dari satu bahasa. Selain itu, manfaat adanya diglosia dalam kedwibahasaan yaitu seorang penutur dapat memakai dua bahasa yang dimilikinya sesuai dengan kepentingan-kepentingan tertentu atau menurut kontak bahasanya seperti menyesuaikan bahasanya dengan lawan bicara dan melihat kondisi pembicaraan tersebut. Dengan adanya diglosia dalam kedwibahasaan saya bisa mengukur sejauh mana pemakaian bahasa saya mampu berganti dari satu bahasa ke bahasa lainnya serta dapat mengukur kesalahan-kesalahan berbahasa pada diri saya yang disebabkan karena adanya kebiasaan mengucapkan ujaran bahasa atau dialek yang salah.
Materi diglosia dalam kedwibahasaan ini sangat berguna bagi saya dalam kehidupan sehari-hari. Dimana saya harus bisa menggunakan dua bahasa tersebut baik bahasa baku maupun bahasa daerah sesuai dengan kepentingan dan lawan bicara saya. Contohnya seperti ketika saya sedang berada didalam kelas bersama dosen maka saya harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, begitu pun ketika saya sedang mengajar maka saya harus bisa menggunakan bahasa yang baik dan benar agar siswa saya mudah memahami apa yang saya sampaikan. Kemudian ketika saya sedang bersama teman maka saya akan menggunakan bahasa yang tidak baku bahkan juga menggunakan bahasa gaul sebagai percakapan sehari-hari saya. Namun ketika dirumah sedikit banyaknya saya juga menggunakan bahasa daerah saya untuk berkomunikasi dengan keluarga.
Jika saya tidak mengetahui materi diglosia dalam kedwibahasaan, maka saya akan rugi. Rugi dalam hal menguasai kemampuan berbahasa dan menempatkan bahasa saya sesuai dengan kepentingannya. Selain itu, saya juga tidak bisa mengukur sejauh mana kemampuan berbahasa saya dalam berganti dari bahasa satu ke bahasa lainnya, saya juga tidak bisa mengukur kesalahan-kesalahan berbahasa yang ada pada bahasa saya selama ini.
Materi diglosia dalam kedwibahasaan memiliki keterkaitan dalam profesi yang akan saya kerjakan nantinya yaitu seorang guru. Seorang guru harus bisa menggunakan dua atau lebih bahasa bahkan harus bisa menggunakan bahasa daerah. Karena seorang guru tidak hanya sekedar memberikan materi pelajaran saja tetapi seorang guru harus bisa menjadi orang tua, teman bahkan sahabat bagi para peserta didiknya. Seorang guru dituntut untuk bisa memahami karakteristik dari setiap siswanya dan untuk bisa melakukan semua itu dilakukan dengan cara berbahasa. Dan itu tidak bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa baku tetapi juga bisa menggunakan bahasa yang tidak baku seperti bahasa gaul maupun bahasa daerah.
C. Konsep, Faktor dan Pendekatan Kedwibahasaan
Manfaat mengetahui konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan yaitu kita dapat mengetahui bahwa dalam pemilihan suatu bahasa tidak terjadi dengan sendirinya melainkan ada beberapa hal yang mendukung terciptanya suatu bahasa atau pun kedwibahasaan tersebut. Kita menjadi tau bahwa dalam hal pemilihan bahasa itu sendiri juga memiliki konsep yang tersusun yaitu dengan satu variasi, campur kode (dengan cara satu-satu) dan campur kode (campuran) sehingga terciptalah suatu bahasa itu. Kemudian manfaat lainnya, kita mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan kita menggunakan lebih dari satu bahasa, karena sebagai warga negara Indonesia kita hidup di lingkungan masyarakat yang memiliki suku berbeda-beda, sehingga lingkungan masyarakat tersebut bisa mendorong kita untuk menggunakan dua bahasa atau lebih. Beberapa faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kedwibahasaan ituu dapat berupa hal-hal seperti makan pagi di lingkungan keluarga, dapat mencakup usia dan jenis kelamin kemudian berupa tentang topik pekerjaan maupun keberhasilan anak dan dapat berupa seperti interaksi penawaran dan penyampaian informasi. Selain itu, manfaatnya mengetahui pendekatan kedwibahasaan yaitu kita bisa menilai diri kita sendiri bahwa nantinya kita bisa menggunakan dua atau lebih bahasa karena aktifitas atau pendekatan yang kita lakukan, contoh nya seperti pendekatan sosiologi, psikologi sosial dan pendekatan antropologi.
Materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan sangat berguna bagi kehidupan saya sehari-hari. Karena, dengan adanya materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan secara tidak langsung menggambarkan bagaimana cara saya berbahasa nantinya. Melalui intetaksi yang saya lakukan kepada setiap orang yang menjadi lawan bicara saya baik itu di lingkungan kampus, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat bahkan lingkungan keluarga sekalipun sedikit banyaknya akan mendukung timbulnya kedwibahasaan pada diri saya karena tidak semua lawan bicara yang saya temui memiliki gaya bahasa yang sama pasti semuanya berbeda.
Kerugian yang akan saya dapat jika saya tidak mengetahui konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan yaitu saya akan berfikir bahwa setiap bahasa itu ada dengan sendirinya tidak ada yang menciptakan suatu bahasa. Dan saya juga tidak akan tau bahwa bahasa itu juga memiliki konsep, faktor dan pendekatan yang mendukungnya.
Materi konsep, faktor dan pendekatan kedwibahasaan berkaitan erat dengan profesi saya nantinya. Ketika saya menjadi seorang guru, maka saya harus bisa memilih bahasa yang tepat untuk berkomunikasi dengan peserta didik saya nantinya. Misalkan dalam kelas ada salah satu peserta didik saya yang lebih lancar berbahasa daerah contohnya bahasa Jawa dari pada bahasa Indonesianya kemudian apabila dia kurang mengerti bahasa yang saya sampaikan maka tugas saya menyampaikannya dengan bahasa Jawa tetapi tetap harus bisa belajar mengerti bahasa Indonesia atau saya bisa menyampaikan materi pelajaran dengan campur kode antara bahasa Indonesia dengan bahasa daerah mereka.
D. Faktor Kebahasaan dan Non Kebahasaan
Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengetahui materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan yaitu mengajarkan dan melatih kita untuk berbicara dengan baik dan benar serta dapat mengajarkan kita bagaimana mengatur atau mengontrol tubuh baik ekspresi maupun gerak gerik tubuh kita ketika sedang berbicara dimulai dari bagaimana cara kita memilih diksi atau pemilihan kata yang tepat, mengucapkan kata dengan lafal yang jelas disertai intonasi yang sesuai, kemudian memiliki tekanan kata yang mendukung kejelasan bahan yang sedang kita bicarakan. Kemudian manfaat non kebahasaan mengajarkan kita bagaimana cara berbicara dan bersikap ketika sedang berbicara dengan lawan bicara kita. Mulai dari berbicara dengan sikap wajar, tenang dan tidak kaku, berbicara dengan lancar dan kita paham apa yang sedang kita bicarakan, kemudian menatap lawan bicara kita sebagai ungkapan bahwa kita sedang fokus berbicara ataupun mendengarkannya sehingga ia merasa bahwa ia dibutuhkan dan menghargai pendapat lawan bicara kita atau orang lain.
Materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan sangat berguna dalam kehidupan saya sehari-hari. Dari faktor kebahasaan dan non kebahasaan selain mengajarkan kita bagaimana cara berbicara yang baik juga mengajarkan kita arti nilai kesopanan dan menumbuhkan jiwa saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Mengapa demikian? Karena materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari tentang bagaimana cara kita berkomunikasi pada lingkungan kehidupan kita. Selain mengajarkan kepada kita untuk berbicara dengan kata atau bahasa yang baik, materi ini juga mengajarkan kita bagaimana berperilaku yang baik pula kepada orang disekitar kita. Dimana seperti yang kita ketahui akibat dari adanya teknologi yang canggih ini, sebagian besar orang lebih mementingkan gawainya daripada orang disekitarnya, banyak diantaranya ketika orang sedang berbicara maka mata kita tidak menatapnya melainkan hanya mendengarkannya saja tetapi mata kita sedang melihat gawai.
Jika kita tidak mengetahui materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan akan sangat merugikan bagi diri kita. Mengapa? Karena jika kita tidak tau mengenai kebahasaan dan non kebahasaan maka kita akan berbicara dengan sesuka hati dengan bahasa yang tidak teratur, tidak jelas, dan tidak menggunakan kata yang tepat. Kemudian kita akan lebih merasa canggung ketika berbicara didepan orang yang diakibatkan oleh kecemasan berbicara, kita tidak bisa mengatasi hal tersebut karena kita tidak mengetahui faktor dari kebahasaan dan non kebahasaan tersebut. Untuk itu, materi ini sangat bermanfaat dan sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari.
Materi faktor kebahasaan dan non kebahasaan sangat berkaitan dengan profesi saya nantinya. Dari materi ini, saya bisa mengetahui dan belajar bagaimana cara mengolah sebuah kata atau bahasa dengan baik serta dapat mengetahui bagaimana cara menyampaikan bahasa tersebut dengan baik dan benar pula. Karena seorang guru dinilai dari cara ia berbahasa, peserta didiknya dapat memahami setiap pelajaran melalui bahasa yang digunakan oleh gurunya tersebut.
" Gagal itu urusan nanti yang terpenting kita berani untuk terus mencoba dan mencoba "





Terima kasih👍, sangat bermanfaat.
BalasHapusBagus dan menarik👍
BalasHapusKeren👍
BalasHapusBagus 👍👍👍
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusBagus dan mudah dipahami
BalasHapusPenjelasannya sangat bagus
BalasHapusBagus dan mudah di pahami
BalasHapusSangat mudah dipahami dari segi tulisan,bahasa,dan penulisan
BalasHapusBagus dan sangat bermanfaat
BalasHapusBagus, sangat mudah dipahami
BalasHapusKeren dan bermanfaat😇
BalasHapusSangat bermanfaat 🥰
BalasHapusBagus dan menarik
BalasHapusPenjelasannya sangat mudah dipahami 👍
BalasHapusKeren penjelasannya
BalasHapusPenjelasannya mudah untuk di pahami
BalasHapusTerima kasih sangat membantu 👍
BalasHapusTerima kasih penjelasannya sangat bermanfaat 👍
BalasHapusBagus
BalasHapusterima kasih, saya jadi paham
BalasHapuspaham sekali terima kasih
BalasHapus