Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Esai Deskriptif
Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar di Sosial Media
Oleh : Ruwina
Sosial media merupakan salah satu bentuk dari maraknya globalisasi sekarang ini dengan kecanggihan teknologi yang semakin berkembang pesat. Sosial media membantu kita untuk bisa saling berkomunikasi dengan mudah dan sebagai media penyampaian informasi yang cepat. Dengan adanya sosial media, kita bisa membagikan segala aktivitas yang kita lakukan dengan cara mengunggah nya di akun sosial media yang kita miliki. Seperti yang kita ketahui, hampir seluruh manusia di muka bumi ini menggunakan sosial media mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa bahkan ada beberapa yang sudah lanjut usia. Dengan adanya peran dari sosial media seharusnya bisa membuat kita lebih mencintai bahasa kita yaitu dengan mengembangkan dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, karena bahasa Indonesia itu sendiri merupakan bahasa resmi atau bahasa nasional dari negara Indonesia. Untuk itu, mengembangkan dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan tugas kita sebagai warga dan bangsa Indonesia. Namun yang terjadi justru sebaliknya, tanpa kita sadari penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sudah mulai diabaikan bahkan bisa terancam punah terutama pada penggunaan jejaring sosial media.
Mengapa demikian? Karena masyarakat Indonesia pada umumnya lebih sering atau banyak yang menggunakan bahasa gaul dan bahasa asing dari pada bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kebanyakan dari mereka merasa malu dan takut dianggap kuno ketika menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika kita membuka sosial media seperti facebook, instagram, whatsapp, youtube, twitter dan lainnya hanya sedikit dari banyaknya masyarakat Indonesia menggunggah sebuah foto maupun vidio dengan keterangan yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kebanyakan dari mereka lebih sering menulis keterangan dengan menggunakan bahasa Inggris maupun bahasa gaul. Contohnya seperti seseorang ketika mengunggah foto lalu menulis keterangan dengan menggunakan bahasa asing seperti "love yourself" yang memiliki arti "cintai dirimu sendiri", kemudian menggunakan kosakata bahasa asing yang disingkat seperti OTW (on the way) , BTW (by the way) , GWS (get well soon) , RIP (rest in peace) , upload story, download, tag, couple, online, offline dan masih banyak lainnya. Kemudian pada bahasa Indonesia terdapat bahasa alay atau bahasa gaul seperti bacot, kajol, santuy, jones, joker, mager, unyul, gemoy dan masih banyak yang lainnya. Sangat jarang kita temukan orang yang menggunggah foto maupun vidio dengan keterangan yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa asing dan bahasa gaul tersebut tidak hanya digunakan ketika ingin membuat keterangan di sosial media saja tetapi juga diterapkan dalam berkomunikasi di kehidupan sehari-harinya. Sehingga pemakaian bahasa di media sosial dapat mengubah cara kita berbahasa dan berkomunikasi dengan orang lain.
Di beberapa negara asing bahasa Indonesia dijadikan sebagai mata pelajaran yang diajarkan, seperti di negara Vietnam, Kanada, Australia, Jepang, Korea Selatan dan lainnya. Banyak orang asing yang berusaha mempelajari bahasa Indonesia dengan baik dan benar dengan semangat yang tinggi serta dengan rasa bangga didalam hati mereka karena bisa mempelajari bahasa Indonesia. Jika orang asing saja belajar dan bangga menggunakan bahasa Indonesia, lantas mengapa kita sebagai warga asli negara Indonesia malu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu? Padahal kita patut bersyukur karena mempunyai bahasa resmi dalam negara Indonesia tercinta kita ini.
Sosial media memiliki pengaruh kurang baik terhadap perkembangan bahasa Indonesia itu sendiri karena setiap kata dan istilah yang ditulis didalam sosial media cenderung sangat jauh dari aturan dan kaidah bahasa baku yang telah ditentukan. Hal ini dapat membuat eksistensi bahasa Indonesia yang baik dan benar hilang. Padahal jika kita bisa lebih cermat dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar di sosial media, maka itu akan sangat berpengaruh besar terhadap pengembangan bahasa Indonesia itu sendiri. Dengan adanya sosial media, sebuah informasi akan tersebar dengan cepat ke seluruh dunia. Sehingga apabila ada istilah atau kosakata baru dari bahasa Indonesia, melalui media sosial istilah atau kosakata baru itu akan cepat menyebar dan cepat diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, sosial media justru bisa menjadi alat untuk mengembangkan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kita bisa mengajak seluruh masyarakat Indonesia bahkan di muka bumi ini untuk belajar dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, dengan membuat konten penggunaan dan pengembangan bahasa Indonesia yang baik dan benar di sosial media kita menggunakan aplikasi tik tok yang saat ini sedang ramai digunakan.
Untuk itu, menjaga eksistensi bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan tugas kita sebagai warga negara Indonesia. Tumbuhkan kesadaran dalam diri kita dan tanamkan rasa bangga menggunakan bahasa Indonesia yang baik benar baik itu dalam ruang lingkup sosial media maupun dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita sebagai bangsa Indonesia malu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar maka bahasa Indonesia akan terancam punah. Kedepannya nanti akan banyak timbul generasi-generasi yang sama sekali tidak mengenal bahasa baku atau bahasa asli dari sebuah kata yang ada akibat dari adanya pengaruh bahasa gaul dan bahasa asing yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, kita sebagai warga negara Indonesia jangan terus menerus membiarkan hal itu terjadi. Karena dampak kedepannya akan sangat merusak bahasa Indonesia itu sendiri. Mari sama-sama kita junjung tinggi bahasa persatuan kita yaitu bahasa Indonesia dengan berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam segala situasi dan melestarikan bahasa Indonesia untuk tetap eksistensi mengikuti perkembangan zaman.
Ingat, utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing. Cinta bahasa Indonesia ❤
Nama : Ruwina
NPM : 191214011
Mata Kuliah : Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Semester : 6A
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Komentar
Posting Komentar